Menjadi Berbeda

Bukankah kodrat setiap manusia yang dilahirkan adalah menjadi dia yang sepribadi-pribadinya? Memang bukan perkara yang cukup rumit, namun pertanyaan ini kerap kali mengganggu saya setiap menentukan pilihan. Sering kali saya dianggap aneh karena mempunyai ketertarikan ‘yang tidak biasa’ dan pemikiran yang nyeleneh baik di lingkungan keluarga ataupun masyarakat. Padahal sejatinya apa yang saya pilih, sama sekali tidak merugikan pihak manapun karena saya selalu terbuka untuk setiap kritik dan masukan. Namun yang saya herankan adalah bagaimana orang-orang normal itu melabeli ‘mereka’ yang tidak sejalan dengan pemikirannya. Sungguh tidak bijak kalau menilai sesuatu itu paling benar hanya karena diikuti banyak orang. Lantas berapa ukuran paten yang membedakan mutlak/tidaknya suatu asumsi itu?

Para peneliti, sebelum melakukan penelitian selalu berasumsi dari rumusan masalah yang kemudian dibuktikan menjadi suatu asumsi yang ilmiah. Walaupun dalam penelitiannya melahirkan bukti, akan tetap ada penelitian yang sama namun melahirkan bukti yang berbeda. Karena itu kebenaran adalah suatu asumsi yang mempunyai tolok ukur yang berbeda di setiap pribadi orang.

Bahkan menjadi berbeda bukanlah perkara yang mudah. Seperti Munir, yang berakhir dengan meregang nyawa karena berani menyuarakan ketidak-adilan dimana saat itu yang lain hanya ‘nrimo-nrimo wae’. Dan hal yang menjadikan sulitnya menjadi berbeda adalah stigma yang melabeli kita ‘aneh/tidak wajar atau bahkan gila’. Mereka selalu menuntut setiap orang sama saat kita berfikir berbeda. Padahal di sini kita tetap pada aturan, selama kita mendekati perintah dan menjauhi larangan. Sehingga stigma itu sendiri adalah salah.

Untuk itu belajarlah menghargai perbedaan walau dalam hal sekecil apapun selama tetap taat pada aturan. Saya adalah saya sendiri dan anda adalah anda sendiri. Tapi saya tidak bisa menentukan mana yang benar dan mana yang salah karena saya tidak berhak menentukan kebenaran yang mutlak, begitu pula anda. You can create a peaceful world, when you’re not an asshole 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: