Topeng

Bersembunyi diantara topeng dengan standar sosial yang dilabeli orang dengan kata normal beneran cukup melelahkan. Perlahan saya cukup muak dengan kepura-puraan yang saya ciptakan sendiri untuk diterima masyarakat banyak. Pemikiran saya terhadap suatu hal memang sering kali enggak saya bataskan pada satu sudut pandang, karena bukankah manusia diciptakan Tuhan untuk berpikir dengan rasio tanpa batas-batas tertentu? Hingga belajar menjadi bodo amat akan sangat saya butuhkan untuk tetap hidup tanpa memberi makan mulut tetangga kelak. Dan bagaimanapun, saya tidak akan menutup perubahan apapun pada segala aspek yang mungkin terjadi di hidup saya. Namun satu yang saya yakini, saya akan tidak akan pernah berhenti berpikir sebebas-bebasnya dengan pikiran yang digelayuti pertanyaan-pertanyaan tak terbatas, karena dengan begitulah bagaimana manusia dapat mengenali dirinya sendiri dan segala sisi tentang kemanusiaannya.

Biarpun segilintir orang tetap akan melabeli dan bahkan phobia dengan saya, ataupun free-thinker lainnya. Tidak apa. Masa bodoh saya dengan orang-orang yang berhemat dalam berpikir. Semoga Tuhan mengampuni mereka yang saling mengkofar-kafirkan orang lain karena tidak sejalan dengan egonya.

maxresdefault.jpg

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: