The Drunk

Jika kau percaya saja, bahwa tangan-tangan Tuhan ada dimana-mana, maka semuanya akan baik-baik saja. Beberapa kali yang kuseduh tidak hanya kopi, tapi juga bir. Bir yang aku nikmati kemarin, adalah bir berbusa di tengah sunyi dan kesakitan-kesakitan setiap hari. Tapi tetap nikmat saja, karena suatu kali seseorang pernah datang lalu mengatakan bahwa Tuhan juga bersemayam dalam bir. Entah, aku tidak terlalu hirau. Yang aku butuhkan hanya hangat dari sesak dan kesesakan dadaku – Pesanan Setelah Bir, SanaveroW from book : Perempuan Yang Memesan Takdir



Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: